All 'bout Metal Music 'n Life

Social Black Yelling – Darah Segar Trash Metal


An aristocrat boy with dictator mental, the putrid climate air current of the ammunition in the battle field, the regulation decomposed behind the great wall as a symbol of the representative looks like a dog, the system of destructionthat is being built of authority with a stupid face, the obscure situation where the God is not with the Jihadist.
Wow! that’s social Black Yelling. Terbentuk pada awal 2007 dengan nama awal adalah parasite eyes dengan formasi awal Valy (Gitar), Fath (Gitar), Reza (Vokal), Yuda (Bass), dan Aria (Drum), di daerah Joglo Jakarta Barat. Area Joglo sendiri sering di plesetin menjadi Joglo Trengginas. Gak lama kemudian Aria Cabut karena ingin berkonsentrasi pada Band nya sendiri, Catastrophe, dan digantikan Doni, cowok dari Ciledug. Namun ternyata Aria gak sepenuhnya cabut, dia kembali lagi sebagai additional player.
Memasuki pertengahan tahn 2008 Fath cabut karena urusan keluarga, dan digantikan Boni. Pada formasi ini Social Black Yelling mengeluarkan singel “13:10” dan juga masuk dalam kompilasi “Barat Bersatu” pada taun yang sama. Tak lama setelah itu, Reza pun keluar karena alasan pendidikan. Reza pun vakum sementara dan di gantikan oleh Dani. Pada formasi dan situasi yang tak menentu ini, Aria dan Boni memutuskan untuk menjadi personel tetap di Social Black Yelling. Lalu di penghujung tahun 2008, Reza pun akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dan kepergiannya disusul oleh Yudha.
Bebrapa nama sempat muncul sebagai additional player di grup ini, Broto dari Band Java, Arab dari Second Life, sampai akirnya muncul Nizar yang gitaris Catastrophe itu sebagai Bassist tetap untuk Social Black Yelling.
Musik Social Black Yelling banyak di pengaruhi oleh Metallica, Megadeth, Slayer, Sepultura, Kreator dan Band beraliran Trash Metal lainnya. The Eighties Trash that is mixed with nineties trash metal, and a bit selfish and aggresive plays soloduring more a half minute. Mengusung riff-riff gitar yang powerful, cepat dan gahar, serta solo dari kedua gitarisnya, beat-beat cepat dan ngebut, serta style vokal yang Harsh. Lirik-liriknya banyak bertemakan Jerussalem, kerusuhan Mei 1998, kebrobrokan praktek hukum dan politik di tanah air, sampai masalah beragam perang yang menjadi sejarah kelam dunia, di teriakkan secara lugas.
Di sela kesibukan tamoil di panggung metal ibukota, Social Black Yelling baru saja menyelesaikan demo pertama mereka “Riot Will Find The Way” yang berisi tiga lagu. Dan sekarang ini mereka dalam pengejaran untuk produksi untuk debut album yang insya Allah akan keluar tahun ini.

Iklan

8 responses

  1. Ping-balik: sears card

  2. Ping-balik: Server

  3. Ping-balik: Chase Online Log in

  4. Ping-balik: seo agenturen

  5. Ping-balik: SEO

  6. Ping-balik: Webseitenanalyse

  7. Ping-balik: suchmaschinenoptimierung österreich

  8. Ping-balik: seo marketing