All 'bout Metal Music 'n Life

Apa itu Viking Metal???


Viking Metal adalah sub genre dari Black Metal yang terkarakterisasi oleh sound yang semrawut dan bising, speed yang rendah, pemakaian keyboard, perumpamaan yang gelap dan keras, dan tema lirik tentang mitologi Norwegia, paganisme Norwegia, dan zaman suku Viking. Genre ini di bangun pada masa 1980-an sampai 1990-an sebagai penolakan terhadap setanisme dan hal-hal gaib lainnya, dan sebagai rangkulan terhadap paganisme (penyembah berhala) dan Viking sebagai pemimpin untuk melawan ke-Kristenan. Terpengaruh dari musik Nordic Folk, sebenarnya genre ini  termasuk kedalam genre Folk Metal, namun genre ini adalah sesuatu yang berbeda dengan Folk Metal. Karakteristik lainnya dari Viking Metal adalah bahwa semua dari band-band yang menganut aliran ini mengaku sebagai keturunan langsung dari suku Viking.

Karakter sound yang di hasilkan dari Viking Metal ini selain semrawut dan bising juga sering kali di tambah dengan sound keyboard yang bersuara seperti sangat tersiksa. Seorang penulis bernama Johannes Jonsson menggambarkan genre ini sebagai “black metal yang slow dengan pengaruh Nordic folk metal”. Seperti layaknya band-band Folk Metal, band Viking Metal juga memakai instrument akustik dan instrumen lain yang tidak biasa di pakai dalam dunia musik metal, namun tidak seperti Folk Metal, Viking Metal biasanya menhindari instrumen-instrumen standard. Teknik vokal nya biasanya memakai teknik clean dan ditambah dengan gaya black metal yang biasanya memakai teknik scream dan Growl.

Secara tematis, Viking Metal menggambarkan panjang lebar elemen-elemen dari Black Metal, namun dengan penggunaan paganisme dan  lirik tentang norwegia dari pada mencerminkan anti kekristenan dan Satanisme yang di gambarkan dalam black Metal. Viking Metal menggabungkan simbolisme dari Black dan Death Metal, terutama kegembiraan yang meluap-luap dan kejantanan melalui senjata dan medan perang, dengan ketertarikan yang sama terhadap akar keturunan, terutama sebelum masa Kristiani, di ekspresikan melalui mitologi suku Viking dan penggambaran dari keindahan panorama Northern. Namun ada juga beberapa band yang masih mempertahankan Satanisme nya black Metal seperti band Sorhin namun lebih terpengaruh oleh nada-nada musik daerah. Visual media mereka seperti kover album, foto-foto band, desain website, dan merchandise mereka selalu bernuansa gelap dan keras seperti yang mereka tampilkan dalam lirik-lirik lagu mereka. Perdebatan tentang genre-genre musik di dunia sampai saat ini masih terus berlangsung, dan belum ada titik temu. Banyak band-band Metal dunia yang menolak di golongkan kepada suatu genre, namun di balik semua itu, kita para penikmat musik lebih baik mengambil jalan tengahnya saja. Kita ambil inti nya saja, tidak usah di perdebatkan, apa lagi kita juga hanya dengar dari orang lain, belum tentu setiap orang itu benar. Apa hak kita menghakimi orang lain yang menurut sumber kita itu salah. So… what ever it is, let’s keep Metal alive. Rapatkan barisan untuk menjunjung tinggi Metal sebagai salah satu ideologi.

One response

  1. wah, baru tau aku kalau genre viking metal… nice info mas..:)

    6 November 2012 pukul 12:31