All 'bout Metal Music 'n Life

Kurt Cobain yang benci Homofobia


Sewaktu hubungan Kurt dengan keluarganya makin memburuk, dia mulai bersahabat dengan seorang cowok, Myer Loftin, yang memperkenalkannya dengan obat-obat terlarang. persahabatan ini membawa kesan buruk bagi Kurt, soalnya Myer itu ternyata Gay ! Kurt di cap sealiran, dan sering menjadi bulan-bulanan para jagoan di sekolahnya,sampai mereka harus putus hubungan, (peristiwa inilah yang membuat Kurt sangat benci pada homofobia).
Bukan cuma itu, Kurt pun sempat kabur dari rumah karena gara-gara kepergok menyelundupkan cewek ke kamarnya. Akhirny karena putus asa, Wendy mengirim Kurt ke rumah temannya, Jesse Reed, yang punya orang tua fanatik. Tapi bukannya membawa pengaruh baik, justru malah sebaliknya. Akhirnya di usir deh, tapi Kurt cuek, dia makin mantap dengan musik sebagai jalan hidupnya. Di lain pihak, Wendy memaksanya menyelesaikan SMA nya dulu. Klimaksnya, karena Kurt berkeras meninggalkan bangku sekolah, Wendy pun mengusir Kurt dari rumahnya. Kurt, sekali lagi, tetap cuek, dia menyewa apartemen di Aberdeen bareng Jesse, menopang hidup dengan menjadi pesuruh di sma Aberdeen, dan tetap rajin menghadiri acara latihan The Melvins. Dari sinilah dia bersahabat dengan Chris Novoselic.
Baru tiga bulan di apartemen, Jesse reed cabut untuk bergabung dengan AL. Semula Kurt masih bertahan untuk tinggal sendirian, tapi oada musim dingin berikutnya dia harus angkat kaki juga dari situ.
Kurt praktis hidup bagai gelandangan. luntang lantung tanpa ada kepastian. Di siang hari dia menghabiskan waktu di perpustakaan, membaa-baca dan menulis puisi. Malamnya dia tidur di rumah salah seorang temannya. Atau kalau Wendy berangkat kerja dia menyelinap ke rumahnya dan tidur di loteng. Kadang- kadang dia tidur di bawah kolong jembatan di North Aberdeen dan hidup dari ikan hasil tangkapannya. masa inilah yang kelak di abadikan dalam lagu SOMETHING IN THE WAY.
Anehnya, Kurt sendiri bangga dan sangat menikmati gaya hidupnya itu. Menurutnya itulah gaya hidup idaman punk roker Aberdeen. Dia sebetulnya ingin pindah kr Settle, tapi gak beani karena gak mengenal kota itu. Sesekali saja ia mengunjungi Wendy. Dan Wendy selalu saj memanjakannya habis-habisan karena merasa sangat bersalah melihat keadaannya.
Pada musim dingin itu juga, Kurt mendirikan band bersama Dale Crover dan Gerg Hokanson. Dengan memakai nama Fecall Matter, mereka membawakan lagu-lagu ciptaan Kurt. Grup ini sempat membuka pertunjukan Melvins sebelum Greg di sepak keluar.
Kurt da Dale akhirnya berangkat juga ke Seattle, untuk meminjam alat rekam 4 track milik bibi Kurt, Mary, Mereka merekam 7 lagu yang sudah memiliki unsur-unsur yang bakal menjadi ciri khas musik Kurt. yaitu riff yang berat di padu dengan melodi yang manis. Demo ini belakangan menjadi andalan Kurt setiap mau bikin band baru.
Waktu msih di sma Aberdeen, Kurt berkenalan dengan Steve Shillinger dan adiknya, Eric. Saking akrabnya, dia sering menginap di rumah mereka. Keluarga Shillinger sudah biasa menampung anak-anak yang kabur dari rumahnya. Toh, mereka heran juga melihat Kurt. Soalnya anak-anak lain itu di jemput orang tuanaya setelah sehari dua hari. Sedang Kurt setelah delapan bulan tinggal disana, tidak ada tanda-tanda bakal di jemput Wendy.
Kurt tetap bandel. Bersama Steve, Chris dan Buzz, dai sering iseng mencoretkan grafitty, baik slogan-slogan provokatif maupun kata-kata yang sama sekali gak ada artinya, di jalan-jalan utama Aberdeen. Sampai suatu ketika tertangkap basah. Kurt di denda 120 dollar dan di hukum 20 hari
Setelah beberapa waktu, barulah Kurt tergerak mencari pekerjaan, supaya dia bisa beli peralatan musik. Pertama dia menjadi penjaga di YMCA. Lalu memberi les renang anak-anak kecil. Tetapi dalam saat yang bersamaan, dia pun mulai mencoba segala macam obat bius. Terakhir dia mencoba heroin, karena idolanaya. Iggy Pop juga suka. Kurt merasa bahwa obat-obatan membantu dia mengurangi rasa tidak suka trhadap orang-orang sekitarnya.
Kurt pertama kali manggung bareng Dale dan Buzz di GESCO HALL, Olympia. Mereka memakai nama Brown Cow. Dylan carlson, seorang pemusik berpengalaman dari kota itu, terkagum kagum melihat penampilannya. Dia menemui Kurt setelh pertunjukn itu, dan mereka pun bersahabat karib sampai hari-hari terakhir Kurt. Dylan lah yang membelikan pistol yang di gunakan Kurt untuk mengakhiri hidupnya!
Pada masa itu juga Kurt cabut dari rumah keluarga Shillinger setelah bertengkar hebat dengan Eric. Dia semat tinggl dengan Wendy selama beberapa waktu. Lalu musim gugur 1986, dia menyewa sebuah rumah butut bersama Matt Lukin. Kondisi rumah itu rusaknya minta ampun. Yah, mereka sama-sama gak memperdulikan kebersihan. Yang lebih gila lagi, Kurt malah memasang terarium beesar di ruang tengah untuk memelihara kura-kura kesayangannya. Bayangin deh sumpeknya.

Iklan

10 responses

  1. Ping-balik: credit card machines uk

  2. Ping-balik: car touch up paint

  3. Ping-balik: game

  4. Ping-balik: Scrapebox Server

  5. Ping-balik: www.chase.com

  6. Ping-balik: Suchmaschinenoptimierung

  7. Ping-balik: online shop seo

  8. Ping-balik: suchmaschinenoptimierung kurs

  9. Ping-balik: suchmaschinenoptimierung seminar

  10. miss u Kurt T_T

    18 Juli 2011 pukul 16:33