All 'bout Metal Music 'n Life

Biografi MARKUS GROßKOPF


Markus Großkopf adalah seorang Bassist profesional yang lahir pada tanggal 21 September 1965 di Hamburg, Jerman. DIa adalah salah satu dari dua orang yang masih eksis sebagai pendiri band Power Metal, Helloween (satu nya lagi adalah sang gitaris Michael Weikath. Keluarga Markus Grosskpf sekarang ini tinggal terpisah di beberapa negara seperti Afrika Selatan, Kanada, Amerika Serikat, dan di Jerman.

Markus Grosskopf mulai main bass di usia 15 tahun ketika dia mulai berteman dengan seorang drumer dan seorang gitaris, mereka mencari seorang pemain bass, jadi dia bawa bass nya dan mulai memainkan lagu-lagu kover dari Sex Pistols, The Ramones dan musik-musik sejenis. Dia kemudian memutuskan untuk meninggalkan band tersebut dan berharap bisa main di band yang lebih berat dengan kesempatan main di pertunjukan live. Semua harapan itu terwujud ketika dia bertemu dengan Kai Hansen dengan bandnya “Second Hell”. Band ini kemudian bertambah kuat dengan bergabung nya mantan gitaris “Powerfool” Michael Weikath dan mengangkat nama sebagai Helloween. Formasi awalnya adalah Kai Hansen (gitar, Vokal), Michael Weikath (gitars), Markus Grosskopf (bass) dan Ingo Schwichtenberg (drum).

Markus juga menulis lagu untuk band ini, namun biasanya lagu-lagu yang di tulis oleh Markus berada di side-B, namun semenjak Rabbit Don’t Come Easy yang memang di dedikasikan sebanyak tiga lagu untuk nya, lagu-lagu yang di tulisnya di jadikan reguler di album ini.

Proyek sampingan pertamanya adalah Shockmachine dimana dia main sebagai pemain bass merangkap sebagai gitaris rhythm. Mereka merilis album pertama yang berjudul sama dengan nama band, Shockmachine, pada tahun 1998. Markus juga main bass di dua album pertama dari bandnnnya vokalis Edguy, Tobias Sammet, Avantasia. Dia juga bekerjasama dengan band Kickhunter, yang merilis album pertama mereka berjudul Hearts And Bones, dimana dia merangkap sebagai bassist, gitaris dan produser. Namun proyek sampingan nya yang paling ciamik adalah Markus Grosskopf’s Bass Invader.

Permainan Markus Grosskopf sangat di kenal dengan jalur-jalur asli permainan bass, dan kadang-kadang dia main solo bass seperti di lagu Heavy Metal (Is THe LAw), atau Eagle Fly Free, yang menjadi salah satu ketenaran baginya. Dia juga dikenal bermain menggunakan jari maupun pick, tergantung lagunya. Dia biasanya menggunakan pick jika lagunya main lurus-lurus saja, jalur yang sederhana, seperti di lagu I Want Out atau Just A Little Sign, dan menggunakan jari untuk permainan yang banyak memakai lead seperti di lagu Eagle Fly Free atau Halloween. Permainannya terus berkembang dari album Keeper Of The Seven Key sampai Legacy, dimana banyak solo bass yang dapat kita dengar, seperti di lagu Invisible Man,Light The Universe, dan bahkan Slap bass pada single pertama Mrs God, namun sebelum itu di lagu Goin’ Home dari album Pink Bubble Go Ape slap bassnya sudah terdengar dan menjadi slap bass pertama sepanjang diskografi Helloween. Keahlian Markus Grosskopf dalam bermain bass dapat kita rasakan di proyek sampingannya Markus Grosskopf’s Bass Invaders.

Alat-alat yang di pakai Markus Grosskopf

Amplifiers

# Ampeg SVT 400 Watt Amplifier

# Ampeg SVT 8/10″ Cabinets

Gitar Bass

# Domenget Telecaster Custom Bass

# Fender Precision Bass

# Sandberg American Basses

Iklan

14 responses

  1. Ping-balik: 2 player games for girls

  2. Ping-balik: assembly job in texas

  3. Ping-balik: best fridges review

  4. Ping-balik: truck accidents lawyer edwards ca

  5. Ping-balik: used cellular on wheels

  6. Ping-balik: VPS

  7. Ping-balik: Scrapebox Server

  8. Ping-balik: www.chase.com

  9. Ping-balik: seo text

  10. Ping-balik: Webseitenanalyse

  11. Ping-balik: SEO

  12. Ping-balik: seo berater

  13. I would like to say thanks for the efforts you have made compiling this article. You have been an inspiration for me. I’ve forwarded this to a friend of mine.

    19 September 2011 pukul 08:04

    • Thank You. If You want to make some coments in here, you should translate to Indonesian or you will be caught as a spam. I have to check all of spam coment, and that happen only when I’m on line, if I’m not you’ll be trapped under spam. Thank You 🙂

      19 September 2011 pukul 08:34