All 'bout Metal Music 'n Life

Pengaruh Black Sabbath pada Soundgarden


Pada saat musim semi 1991, Kim, Cameron, Chris dan Ben Shepard, mulai menggarap materi untuk album terbaru. Kelak di beri judul Bad Motor Finger. Album yang proses rekaman nya di buat di Bear Creak Studio,terletak di sebuah pedesaan sebelah utara Seattle, ini ditangani Terry Date. Produser yang sudah kenyang pengalaman menangani grup cadas macam Pantera, Accused dan Screaming Trees.

Temanya kali ini banyak di pengaruhi pandangan-pandangaan para filsuf seperti Vonneguet, Lichtenstein dan Hithcock. Sedang formula musiknya, kalau kita simak dengan seksama, rada nyerempet-nyerempet ke Black Sabbath. Ambil contoh Rusty Cage yang mengingatkan kita pada tembang lama Paranoid. Karena itu, dibanding grup Seattle seangkatannya, formula musik Soundgarden terasa lain sendiri. Tak ada unsur punk disitu. Mereka sepertinya ingin menawarkan gaya lain.

“Kami menginginkan kelonggaran dalam bekerja.” ujar Chris. Karena itu, pilihan terhadap Terry Date sangat tepat. Pasalnya, Date sudah mengenal watak ke empat personil Soundgarden sejak lama, begitupun sebaliknya. Maka, kebebasanpun tercipta tanpa harus ada perdebatan.

Pengakuan pers barat terhadap eksistensi Soundgarden terlihat jelas misalnya dari tulisan di majalah Kerrang, yang menyebutnya sebagai grup metal masa depan. Mungkin karena warna musik mereka banyak mencampurkan funky, blues dan warna musik lainnya. atau bisa juga karena ada kecendrungan menghadirkan Heavy metal dalam bentuk baru, yang pondasinya telah di bangun antara lain oleh Led Zeppelin. Dan raungan gitar dan ritem yang dinamis, atau dentuman bass yang gak cuma berfungsi sebagai penjaga beat, semakin menunjukkan tingkat kemampuan mereka.

Dengan selesai nya Bad Motor Finger, makin kokohlah kedudukan Soundgarden. apalagi beberapa lagu diantaranya kembali menggaet nominasi Grammy Award. Secara temitis lagu-lagu mereka tergolong variatif. Mulai yang sedih dan berat seperti Beyond The Wheel sampai yang bercorak Blues Incessant Mace, bisa kamu temukan dalam album Ultramega. Sedang pada Circle Of Power dan Tears To Forget, dari album Screaming Life, bisa di lacak bagaimana Soundgarden memainkan irama Hard Core, malah beberapa lagu ada juga yang berbau mistis. Dengar deh, Searching With My Good Eve Closed, Mind riot dan Jesus Christ Pose.

Semuanya elemen tersebut dibungkus dalam bungkus Grunge. Tak heran jika kemudian Soundgaren disebut sebut sebagai God Father of Grunge, soal ini sempat menimbulkan kontroversi.

Iklan

12 responses

  1. Ping-balik: best two player games

  2. Ping-balik: work from home assembling products for companies

  3. Ping-balik: real estate direct mail marketing

  4. Ping-balik: how do you publish your own book for free

  5. Ping-balik: cellular on wheels

  6. Ping-balik: VPS Server

  7. Ping-balik: wells fargo benefits online

  8. Ping-balik: chase bank

  9. Ping-balik: Suchmaschinenoptimierung

  10. Ping-balik: suchmaschinenoptimierung kosten

  11. Ping-balik: Internet Marketing

  12. Ping-balik: seo graz