All 'bout Metal Music 'n Life

Chris Novoselic “Bassist yang melek politik”


Orangnya kocak luar biasa. Sempat punya persoalan dengan tinggi badannya. Dibanding Kurt Cobain dan Dave Grohl, dia lah yang mempunyai kepekaan naluri bisnis. Orang kedua di Nirvana adalah basiss Chris Novoselic. Cowok yang tinggi nya 2 meter ini bisa di bilang kebalikan dari Kurt Cobain. Kalau Kurt cenderung pendiam tapi labil, Chris sebaliknya, rame tapi bisa di andalkan. Kalau sudah bicara soal bisnis, Chris lah yang lebih lihai. Sejak Nirvana masih seumur jagung, dia memang sudah dipercayai mengurus managemen grup.
Di lain pihak, Chris ini orangnya kocak bukan main. Biasanya saat wawancara, Kurt lah yang memberikan jawaban serius, sedangkan Chris sibuk nyeletuk kiri kanan. Kurt suka di buat kesel karena Chris sering berkesan “nggak ngajak-ngajak” kalo becanda. Yah, mungkin inilah caranya mencuri perhatian.
Waktu Nirvana masih berjuang dari bawah, Chris menyandang imej sebagai tukang mabuk. Dia memang tidak teralu tertarik dengan obat bius, tapi soal alkohol lain lagi. Minumnya kuat luar biasa. Malah dia pernah berseloroh, kalau gak minum sehari aja, dia bakal kena flu. Dan kalau sudah mabuk begini, jangan tanya deh ulahnya. Tapi belakangan dia toh sadar dan meninggalkan kebiasaannya itu.
Chris juga di kenal sebagai Hippie nya Nirvana. Karena selain berwatak eksentrik, menganut vegetarianisme, ia juga senang musik tahn 60-an. Dialah yang mengusulkan agar Nirvana membawakan uang lagu lama Shocking Blue, LOVE BUZZ. Selain itu, satu-satunya kontribusi vokalnya adalah pada intro lagu TERRITORIAL PISSING (dari Nevermind), diaman ia membantai hits dari Youngblood yang berisi idealisme Hippie, Get together. Sikap nyeleneh yang khas Nirvana.
Krist Anthony Novoselic, begitu nama lengkapnya, lahir di Compton, California, tanggal 16 Mei 1965. Orang tuanya, Chris dan Maria, adalah imigran asal Kroasia. Dia punya dua adik, Robert dan Diana. Masa kanak-kanak mereka di habiskan di Gardena, Colifornia. Disana Chris dan Robert tumbuh menjadi sepasang berandal cilik. Mereka sering melakukan aksi vandalisme macm menyiet ban mobil atau melempari rumah-rumah dengan batu. Dan kedua bersaudara ini gak kunjung kapok meski ayah gak segan-segan main gampar dalam menghadapi mereka.
Tahun 1979, keluarga Novoselic pindah ke Aberdeen untuk mencari tempat tinggal yang lebih murah. Dikota itu Chris langsung depresi karena gak betah. Selain hujan melulu, orang-orangnya gak enak. Untuk menyesuaikan diri susah nya setengah mati, ditambah lagi dia merasa minder dengan tinggi badan nya yang rada ekstrem itu. Akhirnya dia lebih suka menyendiri saja di kamarnya, mendengarkan grup-gruo vaforitnya macam Led Zeppelin, Devo, Black Sabbath dan Aerosmith. Apalagi karena radio nya bisa menangkap siaran dari Seattle dan Portland yang ebih maju itu. Mklum, rumahnya terletak di atas bukit.
Karena orang tuanya mulai kuatir melihat keadaannya, Chris di kirim ke tempat saudara-saudaranya di Kroasia (waktu itu masih bagian dari Yugoslavia) selama setahun. Di sana kehidupannya membaik, sekolahnya lancar, teman-temannya banyak, dan dia mulai mengenal grup-grup macam Sex pistol dan The Ramones (meski belum terlalu berkesan baginya). Sampai sekarang Chris masih fasih berbahasa Kroasia.
Sekembalinya di Aberdeen, dia mulai belajar minum dan teler, dan rajin ke pesta. Dia pun bekerja di restoran Taco Bell dan menabung gajinya untuk membeli mobil dan perangkat musik. Di tempat kerjanya inilah dia berkenalan dengan Buzz Osborne-nya The Melvins. Buzz mengajak Chris main ke Montesano dan memperkanalkannya pada musik Punk: The vibrators, Black Flag, Circle Jerks, Flipper.
Seperti Kurt, Chris pun langsung tergla-gila. Dia jadi rajin membaca apa saja yang berhubungan dengan Punk, mencoba berbagai grup baru, dan pergi beramai ramai ke Seattle nonton konser.
Di sekitar periode inilah Robert adik Chris, mengajak Kurt berkunjung ke rumahnya. Waktu Kurt menanyakan gembrang gembreng yang terdengar dari kamar atas, Robert menjawab, “Oh, itu kakak saya Chris, dia seneng punk rock”.
Tak lama setelah Chris lulus SMA, tahun 1983, orang tuanya bercerai. ini sudah cukup bikin perasaanya kacau. Eh, masih ditambah lagi, dia harus menjalani operasi plastik untuk memperbaiki bentuk dagunya. Lumayan 6 minggu gak bisa mengangakan mulut.
Waktu masih SMA, Chris berkenalan dengan seorang adik kelasnya yang bernama Shelli. awalnya, dia nimbrung waktu Shelli dan seorang temannya sedang membahas Sex Pistol. Seperti Chris Shelli juga dianggap aneh di sekolah. Makanya mereka langsung berteman.
Shelli meninggalkan bangku sekloah nya pada tahun terakhirnya dan bekerja di McDonald’s. Dalam perjalanan ke tempat kerja nya ini dia sering melewati perusahaan cat tempat Chris bekerja. Mereka lalu sering ngobrol dan telpon=telponan, merasa cocok satu sama laindan akhirnya “jadian” tahun 1985
pada masa itu Chris sering bikin band keroyokan dengan para anggota Melvins dan biasa tidur di tempat latihan mereka. Tapi waktu dia di berhentikan dari kerjaannya, Chris pindah ke apartemen Shelli. Sejak itu dia jadi jarang ngmpul-ngumpul. Mending menghabiskan waktu bersama Shelli.
Maret 1986, Chris dan Shelli pindah ke Phoenix, Arizona untuk mencari pekerjaan. Tapi mereka gak betah. Baru 6 bulan, mereka pindah ke Hoquiam, sebuah kota tetangga. Melalui seorang teman kerja Chris yang menganut gaya hidup Hippie, pasangan ini akhirnya menjadi vegetarian ketat.
Chris dan Shelli sempat putus tahun 1988. Masalahnya adalah karena mereka sulit membagi waktu. Shelli saat itu bekerja di kantin Boeing, dengan shift malam, sedangkan Chris sibuk dengan Nirvana. Mereka jadi jarang bisa bareng, maka mereka pun memutuskan untuk tinggal terpisah, meski masih sering bertemu. Chris malah sempat jadi dengan cewek lain segala.
Tapi dasarnya memang saling suka, mereka pun akhirnya berbaikan kembali. Dan tanggal 30 Desember 1989, setelah Nirvana menyelesaikan tur keliling eropa,, mereka meresmikan hubungan.
Chris dan Shelli sekarang menempati sebuah rumah di pinggiran kota Seattle. Rumah itu sering jadi tempat nongkrong saudara-saudara dan teman-teman mereka. adik Chris, Diana, tinggal disana, demikian juga tur manager Nirvana alex MacLeod. Pasangan itu tetap menganut gaya hidup sederhana, jauh dari gemerlap kehidupan artis pada umumnya.
Waktu Kurt sedang parah-parah nya kecanduan, Chris dan Shelli lah yang paling vokal menentangnya. Chris dan Kurt sampai sempat bermusuhan. Tapi sebetulnya, yang membuat Nirvana selama ini mampu bertahan menghadapi serangan dari kiri kanan adalah solidnya hubungan antara Kurt dan Chris. Hubungan mereka mungkin memang gak seakrab dulu lagi, tapi yang namamnya komunikasi toh sudah keburu terjalin.
Kalau menurut Kurt, “kita selalu punya respek yang cukup besar satu sama lain, sampai mengetahui apa yang satu sama lian jengkel, kekurangan-kekurangan yang bisa mengganggu, dan coba menghentikannya sebelum jadi masalah. Kami gak pernah saling melomntarkan kata-kata kasar. Bukan karena kami saling menyayangi lho, Kami berdua saling mrnganggap yang lain munafik, dan saya yakin ada hal-hal yang kami benci dari satu sama lain. Tapi itu toh gak ada manfaatnya. Kami sama-sama sadar bahwa gak ada gunanya bertengkar, karena demi kepentingan grup, masalah itu gak relevan.”
Chris adalah anggota Nirvana yang punya kesadaran sosial paling tinggi, dia aktif dalam berbagai kegiatan amal. Misalnya Rock For Choice, badan yang membela hak wanita untuk melakukan aborsi. Selain itu dia juga sangat vokal menetang RUU negara bagian Washington yang melarang di jualnya album-album yang mempunyai lirik eksplisit kepada anak-anak di bawah umur. Masalah lingkungan pun tidak luput dari perhatiannya. Dia ikut gerakan “Rocking the environtment” dan aktif mengkritik penagkapan ikan paus di Norwegia.
Dan awal tahun 1993, Chris mempelopori kegiatan yang memiliki arti khusus baginya. Semua bermula bulan Januari 1993, saat dia melakukan kunjungan ke tanah kelahirannya. Disana dia melihat sendiri bagaimana penderitaan korban perang, terutama di daerah Bosnia Herzegovina. Tergeraklah hatinya untuk membantu. Dia melakukan pertemuan dengan suka relawan di Zagreb, ibukota Kroasia. Salah satunya adalah Tresnjevka Women’s grup, kelompok yang membantu para wanita korban kekejaman tentara Serbia. Buntutnya, Chris bersedia menyelenggarakan pagelaran amal di Amerika.
Pertunjukan itu di selenggarakan tanggal 9 April di Cow Palace, San Fransisco. Yang turut meramaikannya, selain Nirvana tentunya, adalah L7, The Breeders, Disposable Heroes of Hyphoprisy. Pertunjukan yang di hadiri oleh 10.000 orang lebih ini menghasilkan dana sebesar 60.000 dollar untuk Trensjenvka women’s Group. Dana tersebut digunakan untuk penyelenggaraan klinik berjalan serta pusat pertolongan. Satu hikmah yang penting dari pertunjukan ini adalah membuka mata para fans Nirvana yang Notabene tidak terlalu ngeh dengan situasi di Bosnia. Chis yang semenjak itu kembali memakai nama Krist, boleh bangga.
Meskipun sudah tenar dengan kepedulian sosial nya itu, Krist tidak mau di cap sebagai biang politiknya Nirvana, “saya gak mau Nirvana jadi grup politik. Kami ini grup rock, dan saya pemain bass, kebetulan aja saya aktif berpolitik.

Iklan

5 responses

  1. Ping-balik: searscard.com

  2. Ping-balik: Scrapebox VPS Server

  3. Ping-balik: VPS

  4. Ping-balik: Chase Online Login

  5. Ping-balik: internet marketing kurs