All 'bout Metal Music 'n Life

Biografi ARCH ENEMY


Arch Enemy adalah band Melodic Death Metal dari Swedia, Halmstad, awalnya adalah sebuah supergrup (band yang terdiri dari anggota yang sudah tenar di band mereka sebelumnya), yang di bentuk pada tahun 1996. Para anggota band ini berasal dari band-band seperti Carcass, Armageddon, Carnage, Mercyful Fate, Spiritual Beggars dan Eucharist. Band ini didirikan oleh gitaris Carcass Michael Amott bersama Johan Liiva, keduanya berasal dari band Death Metal yang berpangaruh, Carnage. Band ini telah merilis delapan album studio, sebuah album Live (Burning Japan Live 1999), dua DVD dan tiga EP. Vokalis band ini awalnya adalah Johan Liiva, namun di gantikan oleh Angela Gossow sebagai vokalis utama pada tahun 2000.

Tahun-tahun pertama dan Black Earth (1996-1997)

Arch Enemy merupakan gagasan dari Michael Amott (Carcass, Carnage dan Spiritual Beggars). Pada awalnya di rakit ketika Michael Amott meninggalkan Carcass. Christopher Amott (Armageddon) seorang gitaris dan juga adik kandung dari Michael Amott bergabung dengan band di sertai dengan vokalis Johan Liiva (ex-Carnage, Furbowl, Devourment) dan kemudian Drumer Sesi Daniel Erlandsson (Eucharist) dalam apa yang di sebut Michael Amott Sebagai “Suatu usaha untuk menggabungkan Melodi dengan agresi dan  teknik.”

Debut band ini berjudul “Black Earth” direkam di studio Fredman dan di rilis oleh Wrong Again Records (sekarang sudah tidak berfungsi) pada tahun 1996. Album ini mencapai sukses yang fair di Jepang, mencapai rotasi pemutaran di MTV dengan single pertama mereka “Bury Me An Angel“, begitu juga mendapat sukses yang cukup bagus di Swedia.Pada titik ini, Arch Enemy lebih seperti sebuah “proyek solo’ dari pada “sebuah band”. Michael Amott menulis sendiri semua lagu dalam album ini, dan bahkan bermain Bass. Bertolak belakang dengan catatan yang ada di dalam album, yang mengatakan bahwa vokalis Johan Liva-lah yang menyandang tugas sebagai pemain Bass. Amott kemudian mengungkapkan bahwa dia mempunyai kredit yang sudah ada daftarnya begitu caranya untuk membuat album ini kelihatan seperti usaha “band”. Banyak orang mengatakan bahwa ini adalah album band yang paling agresif, beberapa perlakuan sudah menjadi lebih lunak untuk beberapa derajat dalam rilis-rilis berikutnya, tapi tidak pernah di tinggalkan sepenuhnya.

Stigmata, Burning Bridges, dan Angela Gossow (1998-2000)

Setelah Black Earth di rilis, band ini pindah label, dan menanda tangani kontrak dengan Century Media. Pada tahun 1998 Arch Enemy merilis album Stigmata, dengan bassist Martin Bengtsson dan Drumer Peter Wildoer bergabung dengan mereka. Album ini mendapat perhatian audience yang lebih luas, menaikkan popularitas mereka di Eropa dan juga Amerika. Album ini juga menjadi album pertama Arch Enemy yang di rilis di seluruh dunia.

Pada tahun 1999, Sharlee D’Angelo menggeser posisi Bassist Arch Enemy dan Daniel Erlandsson di rekrut kembali sebagai drumer, kali ini pada posisi permanen. Burning Bridges di rilis, yang segera di ikuti oleh album live (Burning in Japan 1999), yang rencana nya hanya akan terbit secara terbatas di Jepang, namun kemudian di rilis keseluruh dunia karena banyak nya permintaan pasar. Selama tur Burning Bridges Sharlee D’Angelo dua kali di gantikan oleh player lain, yang pertama di gantikan oleh Dick Lövgren (Meshuggah, ex-Armageddon) dan kemudian yang kedua di gantikan oleh Roger Nilsson (ex-Spiritual Beggars, Firebird dan The Quill). Burning Bridges menandai perubahan pada inti musik mereka, sekarang lebih kepada pendekatan Melodic, walau mereka masih mempertahankan sound Melodic Metal yang sudah terdengar dari dua album sebelumnya.

Pada bulan November 2000 Johan Liiva di minta meninggalkan Band. Michael Amott menyatakan ia ingin dinamika lebih dari seorang Frontman, dan kinerja Liiva pada saat Live tidak sampai Part nya dengan anggota band yang lain. Liiva segara di gantikan oleh wartawan amatir dari Jerman yang juga seorang vokalis Death metal Angela Gossow, yang telah memberikan demo kaset kepada Christopher Amott yang selama wawancara di awal tahun itu. Gossow terbukti adalah seorang penyanyi yang berkompeten dan telah bersama Band semenjak itu.

Wages Of Sin dan Anthem Of Rebellion (2001-2004)

Album pertama dengan Gossow sebagai vokalis adalah Wages Of Sin yang di rilis pada tahun 2001. Ini juga menjadi album pertama mereka dengan menggunakan Tuning di nada C yang tetap mereka pertahankan sampai saat sekarang ini, kecuali untuk beberapa kasus. Pada bulan Desembar di tahun yang sama Arch Enemy mengambil bagian di konser “Japan Beast Fest 2002″, bermain bersama Slayer dan Motörhead.

kemudian pada tahun 2003 di rilis album “Anthems Of Rebellion” dan membawa beberapa penemuan baru dalam hal musik mereka, seperti memakai suara kedua untuk menambah harmony seperti yang dapat kita dengarkan di track End Of The Line dan Dehumanization. Pada bulan November di tahun berikutnya, band ini merilis EP berjudul Dead Eyes See No Future, yang memasukkan rekaman Live, serta dengan beberapa cover dari Manowar, Megadeth dan Carcass. Pada bulan Juni 2004, mereka melakukan tur di Jepang dengan band asal Jepang Edge Of Spirit.

Doomsday Machine (2005-2006)

Pada bulan Juni 2005, Arch Enemy selesai mengerjakan album ke Enam mereka yang di beri judul Doomsday machine. Pada bulan Juli 2005 gitaris Christopher Amott keluar dari band untuk berkonsentrasi pada kehidupan pribadinya. Untuk sementara dia di gantikan oleh gitaris Gus G. (Ozzy, Fire Wind) dan kemudian oleh Fredrik Åkesson pada bulan September 2005. Christopher kembali menjadi anggota tetap pada bulan Maret 2007, segera sebelum band masuk studio lagi dan memulai rekaman album baru mereka yang di produseri oleh Fredrik Nordström (yang telah memproduseri beberapa aksi seperti In Flames dan Soil Work). Åkesson menjadi gitaris utama di Opeth pada bulan Mei 2007. Sebuah album dari pekerjaan Arch Enemy sebelumnya “Black Earth” juga di rilis ulang pada tanggal 24 April 2007, dengan vokal Liiva.

Rise Of The Tyrant (2007-2008)

Album ke tujuh Arch Enemy di beri judul Rise Of The Tyrant di rilis pada tanggal 24 September 2007 di Eropa dan tanggal 25 September 2007 di Amerika serikat. Rise Of The Tyrant mencapai posisi 84 di chart Billboard pada debut awalnya. Ini melampaui pencapaian Dommsday Machine di entri chart, membuat album ini menjadi usaha band tertinggi dalam chart. Gossow mengatakan bahwa album baru mereka akan lebih mengandung emosi dan kurang double vocal.

Pada bulan Agustus 2007 Arch Enemy main di Bloodstock Open Air Festival bersama Sabbat dan In Flames. Mereka kemudian main di Black Crussade tur pada akhir tahun 2007 dengan Machine Head, Trivium, Dragonforce, dan Shadows Fall. Dengan ini, seperti yang di umumkam Michael Amott di situs resmi mereka, “Ini akan menjadi pertunjukan pertama mereka di Eropa setelah di rilisnya album baru kami”.

Pada tanggal 8 Maret 2008, Arch Enemy membuat film tentang show mereka di Tokyo, untuk DVD live Tyrants Of The Rising Sun. Arch Enemy juga menjadi Co-Headline untuk tur “Defenders Of The Faith” pada bulan April 2008 bersama Opeth, dimana Devil Driver dan 3 Inches Of Blood menjadi band pembuka buat mereka.  Kemudian mereka menjadi Headline untuk “Tyranny and Bloodshred” tur pada bulan Mei 2008 bersama Dark Tranquillity, Divine Hereasy, dan Firewind sebagai band pembuka.

The Root Of All Evil (2009-2010)

Di rilis pada tanggal 28 September 2009 di Eropa dan 30 September di Jepang, kemudian tanggal 6 Oktober di Amerika Serikat, The Root Of Evil berisi 12 lagu yang di rekam ulang sebelum Angela Gossow bergabung dengan Arch Enemy. pada pertengahan pertama tahun 2009, mereka tur keliling Eropa dan Amerika Selatan, dan kemudian main di acara tahunan “Dubai Dessert Rock Festival” bersama Opeth, Chimaira, dan Motörhead. mengikuti rilis The Root Of All Evil mereka mengadakan tur keliling Asia dan Australia, juga termasuk kunjungan pertama mereka ke Selandia baru. Tur ini di mulai di “Loud Park Festival” di Jepang pada tanggal 17 Oktober, memberikan suplemen kepada aksi lainnya seperti Megadeth, Judas Priest, Slayer, Anthrax, Rob Zombie dan Children Of Bodom. Mereka juga tur ke Korea selatan pada tanggal 25 Oktober, menjadi Headline di Melon AX Hall di Seoul.

Khaos Legions (2011)

Lihat Review dan Download link nya disini: Khaos Legions | Full Length Album 2011

About these ads

15 responses

  1. Ping-balik: 2 player games for girls

  2. Ping-balik: commercial real estate lending

  3. Ping-balik: effective touch up paint pen for cars

  4. Ping-balik: millitary communications system

  5. Ping-balik: VPS Server

  6. Ping-balik: VPS Server

  7. Ping-balik: Online Banking

  8. Ping-balik: Suchmaschinenoptimierung

  9. Ping-balik: seo wien

  10. Ping-balik: Webanalyse

  11. Ping-balik: SEO

  12. Keren gan :) ..
    thanks info nyaa :) ..

    saya pasang di http://mp3metals.blogspot.com/
    Kunjung Balik yaa :)

    8 Februari 2012 pukul 10:12

    • Sama2 Sob, Saya udah kunjungan balik, Blog yang keren ;-)

      8 Februari 2012 pukul 10:29

  13. Ping-balik: seo referenzen

  14. Ping-balik: suchmaschinenoptimierung internet marketing

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.234 pengikut lainnya.